Kekentalan (Viskositas) Oli Mesin

Kekentalan (Viskositas) Oli Mesin

Kekentalan merupakan salah satu unsur kandungan oli paling rawan karena berkaitan dengan ketebalan oli atau seberapa besar resistensinya untuk mengalir. Kekentalan oli langsung berkaitan dengan sejauh mana oli berfungsi sebagai pelumas sekaligus pelindung benturan antar permukaan logam.

Oli harus mengalir ketika suhu mesin atau temperatur ambient. Mengalir secara cukup agar terjamin pasokannya ke komponen-komponen yang bergerak. Semakin kental oli, maka lapisan yang ditimbulkan menjadi lebih kental. Lapisan halus pada oli kental memberi kemampuan ekstra menyapu atau membersihkan permukaan logam yang terlumasi. Sebaliknya oli yang terlalu tebal akan memberi resitensi berlebih mengalirkan oli pada temperatur rendah sehingga mengganggu jalannya pelumasan ke komponen yang dibutuhkan. Untuk itu, oli harus memiliki kekentalan lebih tepat pada temperatur tertinggi atau temperatur terendah ketika mesin dioperasikan.

Dengan demikian, oli memiliki grade (derajat) tersendiri yang diatur oleh Society of Automotive Engineers (SAE). Bila pada kemasan oli tersebut tertera angka SAE 5W-30 berarti 5W (Winter) menunjukkan pada suhu dingin oli bekerja pada kekentalan 5 dan pada suhu terpanas akan bekerja pada kekentalan 30.

Tetapi yang terbaik adalah mengikuti viskositas sesuai permintaan mesin. Umumnya, mobil sekarang punya kekentalan lebih rendah dari 5W-30 . Karena mesin belakangan lebih sophisticated sehingga kerapatan antar komponen makin tipis dan juga banyak celah-celah kecil yang hanya bisa dilalui oleh oli encer. Tak baik menggunakan oli kental (20W-50) pada mesin seperti ini karena akan mengganggu debit aliran oli pada mesin dan butuh semprotan lebih tinggi.

Untuk mesin lebih tua, clearance bearing lebih besar sehingga mengizinkan pemakaian oli kental untuk menjaga tekanan oli normal dan menyediakan lapisan film cukup untuk bearing.

Sebagai contoh dibawah ini adalah tipe Viskositas dan ambien temperatur dalam derajat Celcius yang biasa digunakan sebagai standar oli di berbagai negara/kawasan.

1. 5W-30 untuk cuaca dingin seperti di Swedia
2. 10W-30 untuk iklim sedang seperti dikawasan Inggris
3. 15W-30 untuk Cuaca panas seperti dikawasan Indonesia

dapet dari wiki indonesia

View the original article here

» Read More...

Bagaimana Cara Cek Mesin Yang Pernah Kena Overheat ?

Bagaimana Cara Cek Mesin Yang Pernah Kena Overheat ? 

Bagaimana cara mengecek mesin mobil yg udah rusak karena overheat ?

Cara ceknya bisa dengan cara liat kondisi coolant radiator . Syaratnya mesin harus dalam keadaan dingin sama sekali.

tanpa buka mesin tentunya...kalo dari performa mesin saat test drive apakah cukup ?
atau digeber trus liat apakah ada asap biru (oli kebakar) ?

Anggap mesin mobilnya dlm keadaan dingin, terus buka tutup radiatornya, habis itu starter, perhatikan apakah cairan coolant ada yg muncrat keluar dari radiatornya apa ga?

Terus selanjutnya perhatikan daleman radiator tadi, coolant tidak boleh berbusa dan bergejolak hebat.kalo sampe coolantnya pas pertama starter tadi muncrat dan selanjutnya berbuih/ berbusa dan bergejolak hebat, maka bisa dipastikan mesin itu udah pernah overheat dan headnya sampe melenting


 


View the original article here

» Read More...

LG Kembangkan Mesin Cuci Tanpa Menggunakan Air


View the original article here

» Read More...

Total Tayangan Halaman

Blog's Archives